Senin, 10 Desember 2012

TULISAN BERJALAN PADA DELPHI 7






unit Unit1;

interface

uses
  Windows, Messages, SysUtils, Variants, Classes, Graphics, Controls, Forms,
  Dialogs, ExtCtrls, StdCtrls;

type
  TForm1 = class(TForm)
    Panel1: TPanel;
    Label1: TLabel;
    Timer1: TTimer;
    procedure Timer1Timer(Sender: TObject);
  private
    { Private declarations }
  public
    { Public declarations }
  end;

 var
  Form1: TForm1;
  batas_kiri,batas_kanan:integer;

implementation

{$R *.dfm}

procedure TForm1.Timer1Timer(Sender: TObject);
begin
  batas_kiri:=panel1.Left-label1.Width;
  batas_kanan:=panel1.Left+panel1.Width;

  if label1.Left=batas_kiri then
    begin
      label1.Left:=batas_kanan
    end
  else
    begin
      label1.Left:=label1.Left-1;
    end;
end;
end.


Senin, 03 Desember 2012





Melanjutkan artikel kemaren tentang desain keyboard QWERTY, seperti yang sudah kami jelaskan sebelumnya bahwa desain keyboard sangatlah beragam, desain tersebut diciptakan untuk memenuhi kebutuhan para pengguna computer dan juga dalam hal kenyamanan penggunaanya. Keyboard yang pernah muncul di dunia, bukan cuma QWERTY. Ada berbagai macam urutan model keyboard, seperti AZERTY, QWERTZ, dll. Keunikan bagi kita bukan hanya urutan model keyboard tersebut, tapi teknologi yang diterapkan dalam pembuatan keyboard. Nah untuk keamanan dan kenyamanan dalam keyboard maka terdapat bermacam macam desain keyboard Ergonomi, setealah beberapa kali kami serching di google untuk mencari referensi desain keyboard ergonomi kami menemukan beberapa jenis desain keyboard


Kini, diciptakan salah satu perangkat praktis untuk pelengkap komputer, yaitu keyboard virtual agar Anda tak lagi repot membawa perangkat kumpulan tuts tersebut kemana-mana.
keyboard virtual adalah salah satu fitur untuk program komputer atau program itu sendiri yang dapat berperan virtual sebagai kontrol, dengan beberapa tombol atau tuts yang ada pada keyboard biasa.
Dalam dunia PC desktop, program windows XP, keyboard virtual atau yang disebut juga On-Screen Keyboard, bekerja secara virtual bukan hanya sebagai keyboard, melainkan juga sebagai mouse.
Untuk pengoperasian Personal Data Assistant (PDA), biasanya user atau pengguna, memasukan teks melalui pengetikan di keyboard virtual yang sudah ter-setting dalam sistem operasi PDA. Sedangkan untuk virtual keyboard dengan teknologi tinggi, penggunaan keyboard dibuat hanya melalui cahaya yang muncul. Cahaya yang dimunculkan hanya perlu diproyeksikan pada semua permukaan datar.
Penggunaan keyboard virtual ini sangat ideal untuk digunakan di luar angkasa. Sensor akan terbaca via infra merah, sesuai dengan apa yang kita ketik pada keyboard tersebut.
Cara kerja keyboard virtual:
  1. Sinar laser akan menampilkan bentuk keyboard sesuai dengan level permukaan yang dibiaskan.
  2. Bias infra merah yang transparan akan diproyeksikan menjadi keyboard virtual.
  3. Pengetikan yang dihasilkan melalui jari, akan menimbulkan key-stroke. Penekanan oleh jari inilah yang menyebabkan pertemuan antara pancaran dan sinar infra merah secara bersamaan, yang menghasilkan refleksi langsung ke proyektor.
  4. Refleksi infra merah akan melewati penyaring infra menuju kamera.
  5. Kamera lantas mengambil gambar sesuai dengan penangkapan dari infra merah.
  6. Chip dari sensor akan memperbaiki letak pancaran infra merah yang rusak, kemudian menerjemahkannya dalam koordinat.
  7. Karakter-karakter yang tercipta akan tampil pada layar, dengan menggunakan koordinat yang diterima secara wirelessly atau tanpa kabel dimana saja dan kapan saja.
Selain praktis, keyboard virtual ini bisa disambungkan dan digunakan melalui PDA, saluran telepon, laptop, pc tablet, pelengkap peralatan di luar angkasa, untuk daerah industri, dalam kendaraan, baik udara, air, maupun darat. Produk ini juga lebih steril dibandingkan penggunaan keyboard manual.Keuntungan lainnya, keyboard jenis ini bisa digunakan oleh orang-orang yang tidak biasa menggunakan keyboard biasa karena keterbatasan psikis.

Sebelumnya kita pasti sering mendengar kata touchpad, trackpad dan sebagainya, nah apa sih touchpad itu, mungkin dari kita ada yang masih asing dengan kata tersebut, nah touchpad adalah peranti penunjuk berupa permukaan khusus yang dapat menerjemahkan gerakan dan posisi jari pengguna ke suatu posisi relatif pada layar komputer. Peranti ini umum ditemukan pada komputer laptop, PDA, serta beberapa pemutar media portabel. Ukuran bantalan sentuh bervariasi, akan tetapi jarang berukuran lebih dari 40 cm².

Bantalan sentuh beroperasi dengan menggunakan satu dari beberapa cara, beberapa di antaranya adalah kapasitif sensor dan konduktansi penginderaan. Teknologi yang paling umum digunakan pada 2010 menggunakan sebuah tatakan datar yang kapasitif terhadap sentuhan jari, atau kapasitansi antara sensor. Kapasitansi berbasis bantalan sentuh tidak akan berpengaruh dengan ujung pensil atau benda lain yang serupa. Menggunakan sarung tangan juga tidak akan membuat (bahasa Inggris: trackpad) bekerja.

Bantalan sentuh pertama digunakan pada Komputer Apollo, komputer desktop yang dilengkapi dengan bantalan sentuh di sisi kanan keyboard "apollo-started". Bantalan sentuh mayoritas digunakan dalam laptop atau komputer portabel dan memerlukan sebuah permukaan datar di dekat mesin. Bantalan sentuh ini dekat dengan papan tombol, dan hanya dengan gerakan jari yang sangat singkat dan sederhana dapat digunakan untuk memindahkan kursor di layar tampilan. Hal lain yang menguntungkan dari bantalan sentuh adalah memungkinkan ibu jari pengguna untuk memindahkan kursor tetikus saat mengetik sekalipun. Fungsi bantalan sentuh tersedia untuk komputer desktop di papan tombol dengan built-in touchpad yang sudah diproduksi bersamaan. dan berikut ini merupakan gambar dari beberapa touchpad :


Minggu, 02 Desember 2012




            Keyboard merupakan komponen yang wajib ada dalam setiap komputer, setiap computer harus memiliki keyboard karena perananya yang sangat penting. Sebagai komponen yang vital karena memudahkan para pengguna computer dalam memberikan input data khususnya dalam bentuk teks. Nah desain keyboard juga sangat beragam, salah satunya yang paling popular adalah model keyboar QWERTY. Mungkin dari kita ada yang masih bertanya apa itu desain keyboar QWERTY. QWERTY adalah salah satu jenis tata letak tombol-tombol pada keyboard. Tata letak QWERTY ini pertama kali digunakan pada sebuah mesin tik buatan E. Remington pada tahun 1874. Dinamakan demikian karena tombol-tombol huruf Q, W, E, R, T, dan Y berada secara berurutan seperti terlihat dalam baris paling atas dari papan ketik ini (yaitu yang dipakai pada kebanyakan keyboard komputer saat ini).



Apa yang menjadikan nama desain keyboar tersebut bernama QWERTY ?
Seperti yang sudah dijelaskan diatas tadi, enam huruf pertama alfabet pada baris teratas dari sebuah keyboard atau papan ketik  pasti tersusun QWERTY. Untuk mengetahui alasannya harus ditelusuri sejarah dari keyboard itu sendiri.

Penyusunan seperti itu dimulai pada 1873. Ketika itu Christopher Latham Sholes mencoba memperbaiki kinerja mesin tik pertamanya agar lebih cepat dan efisien ketika mengetik. Mesin tik itu dipesan E. Remington and Sons.

Saat pertama dibuat, susunan huruf di mesin tik belum QWERTY. Akibatnya mesin tik sering macet akibat huruf yang sering dipakai saling berdekatan jaraknya. Lantas ia mengubah tampilan papan ketik itu dengan memisahkan huruf-huruf yang sering digunakan.

Secara tak sengaja Sholes menyusun rangkaian huruf di papan ketiknya itu berupa QWERTY pada baris pertama. Mesin tik dengan papan ketik model QWERTY itu dinamakan Remington dan menjadi mesin tik komersial pertama yang dibuat pada 1874.

Sejak itu, banyak alternatif susunan keyboard diciptakan untuk menggantikan QWERTY, seperti Dvorak Simplified Keyboard, yang diambil dari nama penciptanya August Dvorak. Adapula keyboard Colemak.

Meski banyak desain keyboard bermunculan dengan tujuan untuk meningkatkan kecepatan mengetik dan alasan ergonomik, namun keyboard QWERTY tetap menjadi acuan.

Minggu, 25 November 2012

Database Delphi 7

Codding Unit 1 :

unit Unit1;


interface


uses

  Windows, Messages, SysUtils, Variants, Classes, Graphics, Controls, Forms,
  Dialogs, StdCtrls, Grids, DBGrids, DB, ADODB, jpeg, ExtCtrls;

type

  TForm1 = class(TForm)
    ADOConnection1: TADOConnection;
    ADOTable1: TADOTable;
    DataSource1: TDataSource;
    DBGrid1: TDBGrid;
    Button1: TButton;
    Label1: TLabel;
    Image1: TImage;
    Image2: TImage;
    procedure Button1Click(Sender: TObject);
    procedure Image2Click(Sender: TObject);
  private
    { Private declarations }
  public
    { Public declarations }
  end;

var

  Form1: TForm1;

implementation


uses Unit2;


{$R *.dfm}


procedure TForm1.Button1Click(Sender: TObject);

begin
Form2.show
end;

procedure TForm1.Image2Click(Sender: TObject);

begin

end;


end.


Codding UNIT 2 nya:


unit Unit2;

interface

uses
  Windows, Messages, SysUtils, Variants, Classes, Graphics, Controls, Forms,
  Dialogs, ExtCtrls, DBCtrls, StdCtrls, Mask, DB, ADODB;

type
  TForm2 = class(TForm)
    ADOConnection1: TADOConnection;
    ADOTable1: TADOTable;
    DataSource1: TDataSource;
    DBEdit1: TDBEdit;
    DBEdit2: TDBEdit;
    DBEdit3: TDBEdit;
    DBEdit4: TDBEdit;
    DBEdit5: TDBEdit;
    DBEdit6: TDBEdit;
    DBEdit7: TDBEdit;
    DBEdit8: TDBEdit;
    DBEdit10: TDBEdit;
    DBImage1: TDBImage;
    Label1: TLabel;
    Label2: TLabel;
    Label3: TLabel;
    Label4: TLabel;
    Label5: TLabel;
    Label6: TLabel;
    Label7: TLabel;
    Label8: TLabel;
    Label9: TLabel;
    Label10: TLabel;
    Label11: TLabel;
    DBNavigator1: TDBNavigator;
  private
    { Private declarations }
  public
    { Public declarations }
  end;

var
  Form2: TForm2;

implementation

{$R *.dfm}

end.

Codding Project nya :


program Project1;

uses
  Forms,
  Unit1 in 'Unit1.pas' {Form1},
  Unit2 in 'Unit2.pas' {Form2};

{$R *.res}

begin
  Application.Initialize;
  Application.CreateForm(TForm1, Form1);
  Application.CreateForm(TForm2, Form2);
  Application.Run;
end.

FORM 1 nya:


JIKA DI KLIK TOMBOL TAMBAH :


Demikian Database Delphi saya Terima Kasih.



Unit 1 coddingnya :

unit Unit1;

interface

uses
  Windows, Messages, SysUtils, Variants, Classes, Graphics, Controls, Forms,
  Dialogs, StdCtrls, Grids, DBGrids, DB, ADODB, jpeg, ExtCtrls;

type
  TForm1 = class(TForm)
    ADOConnection1: TADOConnection;
    ADOTable1: TADOTable;
    DataSource1: TDataSource;
    DBGrid1: TDBGrid;
    Button1: TButton;
    Label1: TLabel;
    Image1: TImage;
    Image2: TImage;
    procedure Button1Click(Sender: TObject);
    procedure Image2Click(Sender: TObject);
  private
    { Private declarations }
  public
    { Public declarations }
  end;

var
  Form1: TForm1;

implementation

untuk unit 2 nya :

uses Unit2;

{$R *.dfm}

procedure TForm1.Button1Click(Sender: TObject);
begin
Form2.show
end;

procedure TForm1.Image2Click(Sender: TObject);
begin

end;

end.

unit Unit2;

interface

uses
  Windows, Messages, SysUtils, Variants, Classes, Graphics, Controls, Forms,
  Dialogs, ExtCtrls, DBCtrls, StdCtrls, Mask, DB, ADODB;

type
  TForm2 = class(TForm)
    ADOConnection1: TADOConnection;
    ADOTable1: TADOTable;
    DataSource1: TDataSource;
    DBEdit1: TDBEdit;
    DBEdit2: TDBEdit;
    DBEdit3: TDBEdit;
    DBEdit4: TDBEdit;
    DBEdit5: TDBEdit;
    DBEdit6: TDBEdit;
    DBEdit7: TDBEdit;
    DBEdit8: TDBEdit;
    DBEdit10: TDBEdit;
    DBImage1: TDBImage;
    Label1: TLabel;
    Label2: TLabel;
    Label3: TLabel;
    Label4: TLabel;
    Label5: TLabel;
    Label6: TLabel;
    Label7: TLabel;
    Label8: TLabel;
    Label9: TLabel;
    Label10: TLabel;
    Label11: TLabel;
    DBNavigator1: TDBNavigator;
  private
    { Private declarations }
  public
    { Public declarations }
  end;

var
  Form2: TForm2;

implementation

{$R *.dfm}

end.

Dan codding Projectnya adalah :


program Project1;

uses
  Forms,
  Unit1 in 'Unit1.pas' {Form1},
  Unit2 in 'Unit2.pas' {Form2};

{$R *.res}

begin
  Application.Initialize;
  Application.CreateForm(TForm1, Form1);
  Application.CreateForm(TForm2, Form2);
  Application.Run;
end.

form 1 nya :



jika di klik tombol TAMBAH maka keluar form 2 seperti:


Demikian Database Delphi saya Terima Kasih.


Minggu, 21 Oktober 2012

Pertemuan 5 (selasa, 16-10-2012)

Pembahasan tentang software delphi terus menunjukkan perkembangan, fungsi beberapa icon sudah kita ketahui untuk apa kegunaannya melalui pembelajaran ini. Agar kita dapat input musik/video dalam program delphi, kita bisa menggunakan icon "MediaPlayer" pada toolbar "System-MediaPlayer"



Klik MediaPlayer pada Form untuk pengaturan selanjutnya.



Pada Window Obejct Inspector, kita dapat menginput musik/video yang akan kita gunakan. Pilih pada bagian FileName.



Apabila input kita adalah video, maka pada saat MediaPlayer dijalankan secara otomatis akan keluar layar window untuk menampilkan video tersebut.